Tren Teknologi di Industri Logistik


Perkembangan digital di Indonesia menjadikan teknologi logistik semakin canggih bahkan tanpa bantuan tangan manusia lagi.


Ditambah lagi banyaknya jenis usaha bisnis yang membutuhkan tenaga transportasi logistik untuk pendistribusian barang. Sehingga saat ini terciptalah teknologi-teknologi baru yang dapat memudahkan manusia dalam pendistribusian agar lebih efektif dan aman.


Selain efektif, penggunaan teknologi di bidang industri juga dapat meminimalisirkan pengeluaran yang banyak, menjadikan hal ini sangat menguntungkan bagi setiap pelaku industri logistik.


Berikut ini contoh teknologi logistik yang akan menjadi tren sekarang dan masa depan.


Tren Teknologi Logistik


Jika Anda merupakan pelaku usaha yang bergerak pada bidang logistik, maka diwajibkan untuk mengetahui perkembangan tren teknologi logistik yang ada pada dunia logistik.


Mengapa?


Karena jika Anda masih terus menggunakan cara konvensional dalam pendistribusiannya, dikhawatirkan konsumen akan lebih memilih perusahaan lain, karena dianggap lebih “canggih” serta lebih aman. Berikut ini tren teknologi logistik yang perlu Anda ketahui.


1. Warehouse Management System


Warehouse management system (WMS) adalah teknologi yang memiliki peranan penting dalam kegiatan operasional terutama di bagian pergudangan.

Dengan menggunakan teknologi logistik ini maka segala pengelolaan gudang akan berjalan dengan efektif, cepat dan optimal.


Kehadirannya tentu memiliki banyak fungsi bagi kegiatan operasional, diantaranya sebagai penyimpanan barang, pengamanan produk, menyusun packing, hingga meningkatkan inventory.


Setiap perusahan yang menggunakan sistem WMS, pasti akan lebih dipercaya oleh pelanggan, karena tidak memerlukan waktu yang lama dalam proses pengiriman barangnya.


2. Blockchain


Mungkin sebagian dari Anda tidak asing lagi dengan istilah Blockchain, yaitu teknologi baru yang dikembangkan untuk penyimpanan data digital.


Blockchain biasanya dimanfaatkan untuk bidang keuangan, karena cara kerjanya yang menyerupai buku kas digital. Melalui teknologi Blockchain maka seluruh proses transaksi akan jauh lebih mudah, aman dan transparan sehingga meminimalisasikan penyimpangan data.


Saat ini Blockchain tidak hanya dimanfaatkan pada bidang finansial saja, namun juga digunakan pada sektor logistik. Contohnya perusahaan global logistik seperti DHL dan Maersk yang kini telah menggunakan teknologi Blockchain.


Kehadiran Blockchain pada sektor logistik terbukti mampu memberikan efisiensi dalam kegiatan operasional, pasalnya Blockchain dapat membantu urusan logistik seperti data entry, tracing, dan tracking.


Blockchain merupakan sistem yang paling aman, sehingga dapat membuat eksistensi perusahaan menjadi relevan dalam persaingan pasar.


3. Augmented Reality and Virtual Reality


Awal mula kehadiran Augmented Reality (AR) dan Virtual Reality (VR) memang bukan dirancang khusus untuk teknologi logistik, melainkan digunakan dalam berbagai platform gaming.


Pada umumnya AR dan VR adalah sistem yang menggabungkan antara dunia nyata dan virtual, melalui teknologi tersebut Anda dapat melihat sesuatu secara real time bahkan seperti ada di dunia yang berbeda.


Melihat potensi AR dan VR dalam dunia digital, menjadikan para ahli memanfaatkannya untuk berbagai industri, termasuk dalam industri logistik.


Salah satu perusahaan logistik yang saat ini menggunakan teknologi AR adalah DHL dimana seluruh karyawannya dengan mudah melakukan kegiatan pergudangan seperti penjemputan barang, menunjukan rute tercepat, hingga proses pengiriman barang.


Seperti yang diketahui bahwa pergudangan sangatlah luas, ditambah lagi harus didistribusikan secara cepat, tanpa ada bantuan AR maka pengerjaan akan terhambat sehingga bisa membuat konsumen kecewa.


4. Transportation Management System


Transportation Management System (TMS) adalah teknologi logistik yang berperan penting dalam pendistribusian barang, dengan menggunakan sistem digital TMS maka semua kegiatan pengiriman barang akan berjalan efektif.


Teknologi TMS dirancang untuk memfasilitasi perencanaan, optimalisasi serta pelaksanaan kegiatan operasional transportasi.


Ada banyak manfaat yang bisa Anda dapatkan melalui sistem TMS, diantaranya mengurangi pengeluaran dari kesalahan yang dilakukan, meningkatkan pelayanan terhadap pelanggan, mengakses data secara real time, dan lain sebagainya.


Penggunaan TMS tidak memandang apakah harus digunakan oleh perusahaan skala besar maupun kecil, karena kegunaannya sangat penting bagi perusahaan dan kenyamanan pelanggan.


TMS memiliki berbagai fitur yang dapat membantu pelanggan untuk melihat segala proses pengiriman barang secara real time sehingga mereka dapat memperkirakan kapan waktu barang akan sampai.


5. Drone

Pelaku usaha yang terlibat dengan operasi rantai pasokan biasanya menggunakan teknologi Drone sebagai alat yang lebih efisien. Fungsi utamanya adalah untuk meningkatkan keselamatan pekerja.


Drone dinilai sebagai alat yang potensial dalam bidang logistik untuk peningkatan operasional untuk seluruh rantai pasokan.


Dalam keperluan pendistribusian, Drone dimanfaatkan sebagai transportasi dan pengiriman paket penting ke seseorang, terutama dalam pengiriman bantuan barang darurat ke daerah terpencil.


Selain itu teknologi Drone sangat efektif jika digunakan di ruangan yang besar, yakni digunakan sebagai pengawasan dan pemeriksaan melalui atap gudang, serta pencarian barang yang penempatannya sangat sulit dijangkau.


Bagaimana Penerapan Teknologi Logistik di Indonesia?


Walaupun Indonesia dikenal sebagai negara yang masih berkembang, namun kenyataannya Indonesia sangat mudah untuk beradaptasi terutama dalam perkembangan teknologi logistik.


Hal tersebut dapat dibuktikan dalam kehidupan sehari-hari, dimana setiap orang melakukan pembelian online atau menggunakan sebuah aplikasi bernama Gojek. Sudah sejak lama perusahaan Gojek menghadirkan fitur Go Box yang merupakan jasa pengangkutan barang.


Selain itu masih banyak lagi jasa pengiriman barang yang dapat Anda panggil hanya melalui sebuah aplikasi saja, seperti Deliveree, Kargo.id, Caritruk, dan lain-lain.


Karena jasa pengiriman tersebut berbasis internet dan digital maka segala sistem pengelolaannya telah diatur dengan metode canggih serta menggunakan alat bantuan seperti GPS tracker.


Dengan menggunakan GPS tracker berbasis digital, maka pelanggan akan merasa lebih aman karena dapat melacak keberadaan lokasi jasa pengiriman barang.


Untuk menunjang keselamatan saat pendistribusian barang, banyak dari perusahaan logistik yang menggunakan sistem Transportation Management System (TMS) seperti yang sudah kami bahas sebelumnya.


Lalu, dimana Anda mendapatkan teknologi logistik tersebut?


McEasy mengembangkan transportation management system (TMS) yang terintegrasi dengan GPS tracker, sensor dan open API untuk membantu operasional perusahaan logistik dan transportasi.


TMS terintegrasi dengan 4 modul utama yaitu:

  1. Order Management

  2. Fleet and Driver Management

  3. Logistic Monitoring

  4. Customer Management

Karena sistem TMS yang telah terintegrasi tersebut, maka manfaatnya pun sangat banyak untuk mendukung kegiatan operasional perusahaan logistik. Keseluruhan modul TMS dari McEasy didukung oleh visualisasi data, kemampuan analisa, pengaturan akses pengguna serta integrasi API.


Jika Anda ingin mengetahui informasinya lebih lanjut, silakan mengunjungi halaman produk TMS.


McEasy Solusi Terbaik Untuk Kendaraan Anda


Jika kegiatan operasional perusahaan Anda ingin lebih baik, maka segeralah menggunakan teknologi TMS dari McEasy.


McEasy selalu berupaya untuk bertransformasi menjadi yang terdepan dalam memberikan solusi terintegrasi pada bidang transportasi logistik dan pergudangan.


Kami akan melayani Anda dengan pelayanan yang terbaik, dan selalu memperhatikan kenyamanan seperti menyediakan request demo, free trial selama 2 minggu, serta menyediakan training bagi semua staf yang terlibat dalam mengoperasikan software kami.


Oleh karena itu, segeralah hubungi tim marketing kami dan rasakan kecanggihan teknologi logistik TMS!