McEasy Raih Investasi Rp 22 Miliar dari East Ventures

Diperbarui: 16 Des 2021


Sudah tidak jarang lagi kita mendengar armada di sebuah perusahaan logistik mengalami kejadian yang tidak diinginkan seperti kecelakaan. Ada banyak faktor yang bisa menunjang terjadinya kecelakaan, misalnya akibat dari pengemudi maupun kondisi armada. Namun secara pasti, ketika terjadi kecelakaan, suatu perusahaan akan merugi dan berkurangnya kepercayaan pelanggan sehingga citra perusahaan menurun. Suntikan modal tersebut bakal digunakan oleh McEasy untuk memperkuat divisi penelitian dan pengembangan yang bertugas membangun teknologi logistik. McEasy juga berupaya menjangkau lebih banyak perusahaan di sektor logistik dan rantai pasok dengan memperkuat divisi pemasaran dan penjualan.

McEasy menyediakan dua teknologi yang diklaim dapat memenuhi kebutuhan industri, yaitu:

  • Vehicle Smart Management System yang merupakan smart tracker untuk kegiatan operasional logistik dan pelacakan lokasi kendaraan secara real time.

  • Transportation Management System adalah SaaS yang dapat digunakan untuk perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, dan optimisasi proses pengiriman barang.

  • Kedua solusi digital ini terintegrasi di dalam Smart Driver Apps sehingga memungkinkan klien melacak posisi kendaraan dan mengetahui seluruh biaya operasional secara transparan

Teknologi yang disediakan oleh McEasy ditujukan bagi perusahaan di sektor logistik yang memiliki armadanya sendiri atau terintegrasi dengan vendor penyedia jasa logistik. Beberapa perusahaan yang telah menjadi klien McEasy antara lain, Rosalia Indah Group yang bergerak di sektor transportasi publik, MGM Bocso di sektor cold chain, serta RPX dan FeDex Indonesia di sektor logistik last-mile. Sumber: techinasia.com