Gerakan 1 Juta Kendaraan McEasy untuk Percepatan Digitalisasi Sektor Logistik dan Transportasi



Berdasarkan survei dari PWC, tantangan terbesar yang dihadapi perusahaan transportasi dan logistik adalah kurangnya budaya digital dan pelatihan.


Menjawab pernyataan tersebut, pada 18 Mei 2022, McEeasy meluncurkan program 1 Juta Kendaraan (#1JutaKendaraanWithME) untuk mendukung percepatan digitalisasi di sektor transportasi dan logistik Indonesia hingga tahun 2025.


Digitalisasi di sektor logistik dan transportasi dapat mengurai permasalahan dan kerumitan yang dihadapi.


Dalam Acara yang dihadiri oleh Mahendra Rianto (Ketua Umum Asosiasi Logistik Indonesia) dan David Fernando Audy (Operating Partner East Ventures), McEasy menawarkan tiga produk meliputi Vehicle Smart Management System (VSMS) berupa modul semacam GPS tracker yang dapat merekam data armada dan perilaku sopir selama perjalanan, Transportation Management System (TMS) sebuah software agar perusahaan logistik dapat memantau jalannya bisnis secara real time, dan Smart Driver merupakan aplikasi untuk data dan performa pengemudi.


Melalui produk yang ditawarkan, McEasy bisa membantu mengetahui secara real-time apa yang terjadi di setiap langkah rantai pasok, seperti mengetahui lokasi armada logistik secara akurat, kepatuhan sopir armada hingga jenis muatan. Informasi ini berguna untuk meningkatkan produktivitas, juga akuntabilitas hingga manajemen keselamatan di jalan.


Selain itu, McEasy juga berupaya menciptakan ekosistem transportasi dan logistik yang terintegrasi menggunakan TMS. Memanfaatkan teknologi dan analisis data, TMS dapat membantu pelaku industri logistik dan transportasi untuk memonitor dan mengevaluasi proses bisnis mereka.


Dalam hal ini, McEasy berperan sebagai penyedia layanan dan mengedukasi pemain bisnis logistik agar semakin berkembang dan menangkap peluang. Dengan menghadirkan software TMS, McEasy berupaya menghasilkan "Transparansi Logistik" pada industri logistik, yakni informasi kondisi rantai pasok secara real-time. Harapannya, inovasi ini dapat berguna untuk meningkatkan produktivitas, akuntabilitas hingga manajemen keselamatan industri logistik dan transportasi Indonesia.