Cara Monitoring Suhu Muatan Saat Pengiriman

Setiap produk memiliki karakteristik tertentu dan memerlukan penanganan khusus saat pengiriman ke pelanggan

 

Terlepas dari opini atau fakta, kualitas barang menjadi hal penting yang selalu dipertanyakan perusahaan yang bergerak di berbagai bidang mulai dari perusahaan agrobisnis, farmasi, varian kebutuhan pangan dan berbagai bidang lainnya. Hal ini memang cukup beralasan karena barang atau produk yang dikirim harus berkualitas sama saat diproduksi atau penyimpanan.


Produk Kualitas Terbaik



Produk atau barang dihasilkan oleh suatu kegiatan usaha memiliki kualitas yang sangat baik terlihat dari segel yang terpasang dengan baik, tanggal kadaluarsa ( expired date ) dan bentuk fisik produk yang masih baik atau tidak berubah sama sekali.


Setiap produk memiliki karakteristik tertentu dan memerlukan penanganan khusus saat mulai diproduksi hingga produk tersebut sampai ke pelanggan. Beberapa hal yang dapat menurunkan atau merusak kualitas antara lain:


• Packaging atau kemasan yang rusak

• Segel yang tidak utuh

• Tercemar bahan kimia seperti detergen dan logam berat

• Suhu dan kelembaban saat penyimpanan dan pengiriman yang tidak sesuai

• Terkena sinar matahari langsung


Suhu Adalah Titik Kritis Produk


Umumnya setiap produk akan rusak bila terkena sinar matahari langsung atau panas yang berlebihan sehingga produk menjadi rusak atau berkualitas rendah. Contohnya adalah daging beku secara umum, sebaiknya didinginkan hingga suhu bagian dalam daging (internal temperature) mencapai suhu < +7ºC. Suhu internal karkas/daging sapi sebaiknya dicapai < +7ºC dalam waktu <>< +3ºC secepat mungkin.


Metode pendinginan karkas/daging sapi yang saat ini umum dilaksanakan adalah pendinginan cepat (quick chilling) yang menggunakan suhu ruang pendingin -1ºC sampai +1ºC, kelembaban 85 - 90%, kecepatan udara 1 - 4 m/detik dan lama pendinginan (untuk mencapai suhu internal daging < +7ºC) 24 - 36 jam.


Monitoring Suhu Pengiriman Barang



Pengiriman produk atau barang harus memiliki prosedur ketentuan suhu yang telah ditetapkan penyimpanan barang. Namun suhu dari setiap wilayah/negara berbeda satu sama lain sehingga dirasakan dapat mengganggu kualitas barang yang diproduksi.

Solusi untuk masalah tersebut adalah pengamatan suhu atau monitoring suhu saat pengiriman. Monitoring suhu ini sangat bermanfaat untuk mengetahui perubahan suhu setiap waktu saat pengiriman untuk mengetahui standar suhu pengiriman sudah sesuai atau belum. Alat monitoring suhu tersebut dapat diintegrasikan dengan GPS tracker untuk memberikan report yang lebih lengkap tentang lokasi dan suhu pada saat itu.