Cara Menghitung Perkiraan Waktu Pengiriman Barang atau ETA



Estimasi pengiriman adalah perkiraan waktu pengiriman dengan perhitungan waktu dan jarak sampai kepada penerima barang. Biasanya estimasi waktu pengiriman diberikan kepada pelanggannya berdasarkan dengan berapa jauh barang dikirim dan dengan menggunakan produk apa barang dikirimkan. Setiap produk pada perusahaan jasa pengiriman memang memiliki estimasi pengiriman yang berbeda-beda, ada yang same day, ada yang 3 hari sampai ada juga yang besok sampai.


Dengan mengetahui perkiraan barang sampai maka Anda sebagai penjual dapat memilih produk jasa sesuai dengan kualitas barang yang ingin Anda kirimkan. Seperti contohnya makanan tentu harus menggunakan produk same day, ataupun next day agar barang tidak keburu kadaluarsa di jalan.


Faktor yang mempengaruhi perkiraan waktu pengiriman



Setiap layanan memiliki estimasi waktu pengiriman yang berbeda-beda. Namun untuk menentukan estimasi pengiriman tentu ada landasan yang digunakan. Berikut ini faktor yang mempengaruhi lama atau cepatnya estimasi pengiriman barang yang perlu diketahui.


1. Jenis layanan

Pada umumnya, jasa pengiriman memiliki produk layanan masing-masing dengan jenis dan estimasi pengiriman yang berbeda. Perkiraan waktu pengiriman pada setiap produkpun tentu akan berbeda-beda. Ada yang same day, next day, reguler (2-3 hari sampai), dan ada juga memiliki waktu seminggu baru barang sampai. Semakin lama durasi pengiriman, biasanya harganya semakin murah, begitupun sebaliknya.


Waktu tercepat diestimasikan untuk layanan produk dengan harga yang lebih mahal dan juga produk unggulan dari jasa pengiriman. Tidak hanya estimasi waktu yang cepat, biasanya jasa pengiriman memberikan fasilitas lainnya untuk produk premium tersebut.


2. Lokasi Pengiriman

Pada beberapa layanan produk premium biasanya hanya terbatas pada satu wilayah atau tidak menjangkau semua daerah dan kota di Indonesia. Semakin sulit daerah itu untuk dituju, maka pengiriman akan lebih sulit untuk dicapai.


Nah, beberapa produk unggulan biasanya hanya mencakup wilayah kota-kota besar saja untuk pengiriman cepatnya, namun tidak sampai menjangkau daerah-daerah terpencil. Jadi, mau tidak mau Anda harus menggunakan produk layanan yang menjangkau daerah tersebut namun tidak banyak pilihan estimasi waktu yang ditawarkan.


Perlu diketahui, semakin jauh lokasi yang diakses maka tarif yang harus dibayarkan juga semakin mahal. Akses yang sulit, dan jauh tentu sulit dicapai dan mungkin jasa pengiriman harus menggunakan 3PL agar sampai ke daerah Anda.


Perkiraan waktu pengiriman merupakan informasi penting bagi pembeli saat mengevaluasi kemungkinan untuk melakukan pembelian. Untuk menghitung waktu pengiriman secara keseluruhan, Anda perlu menentukan batas waktu, waktu pemrosesan, dan waktu transit.


Memahami perkiraan tanggal pengiriman

Perkiraan tanggal pengiriman adalah tanggal "tiba pada" yang ditunjukkan kepada pelanggan saat checkout. Nilai ini dihitung sebagai "hari pemrosesan maksimum + hari transit maksimum". Perkiraan tanggal pengiriman dihitung menggunakan hari, dan juga memperhitungkan batas waktu pemesanan.


Penyiapan perkiraan waktu pengiriman



Langkah 1: Siapkan batas waktu

Batas waktu adalah waktu yang digunakan pelanggan untuk melakukan pemesanan agar diproses pada hari yang sama. Pesanan yang tidak memenuhi batas waktu tidak akan diproses hingga hari kerja berikutnya. Batas waktu adalah nilai opsional yang dapat Anda tetapkan. Jika Anda membiarkannya kosong, waktu default-nya adalah pukul 15:00 WIB.


Catatan: Karena pesanan yang dilakukan setelah batas waktu tidak akan diproses hingga hari kerja berikutnya, pelanggan yang memesan setelah batas waktu akan melihat hari kerja tambahan yang ditambahkan ke perkiraan waktu pengiriman mereka.


Langkah 2: Siapkan waktu pemrosesan

Waktu pemrosesan mengacu pada jumlah hari kerja yang diperlukan untuk memproses pesanan sebelum dikirim. Waktu pemrosesan biasanya dimulai dari waktu pelanggan memesan dan berakhir ketika jasa kurir mengambil paket untuk dikirimkan.


Jika semua item Anda memerlukan jumlah waktu yang sama untuk diproses, waktu pemrosesan dapat disamakan dalam setiap layanan pengiriman.


Jika waktu untuk memproses bervariasi berdasarkan produk, waktu pemrosesan dapat ditambahkan ke setiap produk dengan atribut waktu pemrosesan maksimum dan waktu pemrosesan minimum.


Langkah 3: Siapkan waktu transit


Ini adalah jumlah hari kerja yang diperlukan jasa kurir untuk mengirimkan paket setelah diambil dari tempat Anda. Waktu transit harus ditentukan dengan rentang tunggal (misalnya, “3-5 hari”) atau dengan beberapa rentang berdasarkan pada label waktu transit.


Menyiapkan label waktu transit

Gunakan label waktu transit untuk memberikan perkiraan tanggal pengiriman yang lebih akurat kepada pelanggan Anda, saat mengirimkan kategori produk yang berbeda dari lokasi yang berbeda. Misalnya, jika Anda mengirim kategori produk dari gudang di Surabaya dan mengirimkan kategori produk lain dari gudang di Bekasi, waktu pengiriman dapat bervariasi berdasarkan tujuan.



Pada contoh di atas, label waktu transit yang sama diterapkan pada produk serupa. Karena gudang retailer berlokasi di Surabaya, kecepatan pengiriman menjadi lebih cepat untuk pengiriman ke Jawa Timur dibandingkan ke Jawa Barat. Selain itu, item yang diberi label "drums_heavy" memiliki kecepatan pengiriman lebih lama dibandingkan item yang berlabel "guitar_strap_light" karena paket tersebut lebih besar dan lebih berat.


Menghitung Perkiraan Waktu Pengiriman Barang atau ETA secara Otomatis



Selain cara manual seperti yang telah kami jelaskan diatas, untuk menghitung perkiraan waktu pengiriman secara otomatis dapat menggunakan aplikasi transportation management system.


Aplikasi transportation management system yang baik memiliki fitur ETA yang dapat Anda gunakan sebagai informasi kepada pembeli.


Silahkan hubungi tim McEasy untuk informasi lebih lanjut.