5 Tips untuk Pemudik dan Penyedia Layanan Mudik Lebaran 2022

Diperbarui: 22 Apr


Setelah dua tahun dilarang akibat pandemi COVID-19, akhirnya kegiatan mudik tahun 2022 ini diizinkan oleh pemerintah. Pelonggaran mudik ini diberlakukan karena kasus COVID-19 sudah makin menurun dan masyarakat yang mendapatkan dosis vaksin sudah makin banyak.


Meskipun saat ini sudah banyak jenis transportasi umum yang tersedia, namun masih banyak orang yang lebih memilih menggunakan bus dibandingkan kereta api atau travel. Mungkin karena harga tiket bus lebih murah dengan beberapa transportasi umum lainnya, jadi tak heran jika banyak yang menggunakan bus.


Berikut ini tips mudik yang perlu diperhatikan, terutama bagi pemudik yang akan melakukan perjalanan darat dan bagi penyedia kendaraan mudik.

Tips Bagi Pemudik yang Menggunakan Bus

1. Hindari Calo! Pesan Tiket di PO Resmi

Belilah tiket loket atau dari karyawan PO bus yang mengenakan seragam dan kartu tanda pengenal resmi untuk menghindari calo yang menaikkan harga tiket jauh lebih mahal dari harga resminya.


Agar lebih aman, Anda juga dapat membeli tiket melalui website layanan online yang disediakan langsung oleh PO bus yang bersangkutan.

2. Cek Legalitas Kendaraan (Bus) di SPIONAM

Mempunyai tiket saja belum cukup. Anda harus benar-benar memeriksa PO Bus dengan rekam jejak yang baik. Utamanya dalam melindungi penumpang. Agar selamat dalam perjalanan jangan bertaruh nyawa dengan PO Bus yang menawarkan tiket bus mudik dengan harga miring.


Anda dapat melakukan cek legalitas bus di SPIONAM yang terintegrasi dengan Kemenhub. Di SPIONAM dapat diketahui apakah bus yang akan Anda naiki telah terdaftar atau tidak.

Jika nomor polisi bus tidak ditemukan, maka bus tersebut tidak memiliki izin atau belum terdaftar di SPIONAM. Maka untuk mencegah hal yang tidak diinginkan, dianjurkan untuk memilih armada lain yang sudah terdaftar.

3. Siapkan Kondisi Fisik dan Mental

Istirahat cukup sangat diperlukan, terutama pemudik yang menggunakan jalan darat yang sering terkena macet sehingga waktu sampai tujuan susah diprediksi.

4. Bawa Barang Secukupnya

Untuk Anda yang mudik dengan menggunakan mobil pribadi, bawaan yang banyak mungkin bukan masalah. Tapi jika Anda mudik dengan kendaraan umum seperti bus, membawa terlalu banyak barang-barang akan sangat merepotkan.


Pastikan Anda hanya membawa benda-benda yang penting saja. Kalaupun ingin membawakan oleh-oleh untuk keluarga di kampung, bawalah dalam jumlah wajar. Jangan sampai tas atau kotak jinjingan kamu malah membuatmu repot dan kelelahan.

5. Bawa Obat-obatan Pribadi

Perjalanan yang jauh sudah pasti akan menguras energi. Hasilnya, badan akan lebih rentan terhadap penyakit ataupun rasa lelah.


Sebagai solusi, Anda bisa mempersiapkan obat-obatan pribadi yang sering dikonsumsi. Beberapa contoh obat yang bisa disediakan termasuk obat sakit kepala, obat mabuk perjalanan, dan obat yang sedang dikonsumsi jika kamu menderita penyakit tertentu.

Tips Bagi Penyedia Layanan Mudik

1. Sediakan Informasi Pemesanan Tiket yang Jelas

Gunakan media seperti instagram atau website resmi perusahaan untuk memberikan informasi pembelian tiket yang jelas kepada calon penumpang.

2. Daftarkan armada kendaraan ke SPIONAM

Saat ini calong penumpang sudah dapat memeriksa secara mandiri legalitas bus yang akan dinaikinya melalui SPIONAM. Jadi pastikan, armada kendaraan Anda telah terdaftar di SPIONAM.


Jika persyaratannya lengkap, mendaftarkan izin SPIONAM dapat dilakukan dalam 3 hari kerja. Salah satu syaratnya adalah penggunaan peralatan Global Position System (GPS) yang terintegrasi dengan SPIONAM atau API dari Kemenhub.


Penyedia layanan angkutan dapat dengan mudah menggunakan layanan Vehicle Smart Management System (VSMS) yang telah terintegrasi dengan API dari Kemenhub untuk melengkapi salah satu persyaratan tersebut.


Silakan hubungi Tim McEasy untuk mengintegrasikan GPS armada kendaraan Anda dengan API dari Kemenhub untuk keperluan izin SPIONAM.

3. Siapkan Kondisi Kendaraan

Hindari kerugian yang dapat terjadi karena mogok atau masalah kendaraan lainnya saat mudik, penyedia layanan perlu memantau kondisi kendaraan secara rutin. Hal tersebut dapat dilakukan dengan mudah menggunakan fitur maintenance order yang ada di Transportation Management System (TMS).

4. Bawa Budget Operasional Secukupnya

Perhitungan budget operasional biasanya dilakukan oleh pihak manajemen menggunakan fitur Cost Management yang ada di Transportation Management System (TMS).

5. Bawa obat-obatan P3K

Perjalanan yang jauh sudah pasti akan menguras energi. Hasilnya, tubuh akan lebih rentan terhadap penyakit ataupun rasa lelah.


Sebagai solusi, penyedia armada kendaraan mudik bisa mempersiapkan obat-obatan P3K untuk crew dan penumpang.